Categories
Sepakbola

Hingga Kini, Tuan Rumah Piala Eropa 2020 Belum Fixed

Maskot Piala Eropa UEFA 2020
Maskot Piala Eropa UEFA 2020

Exco UEFA atau Komite Eksekutif Federasi Sepak bola Eropa telah menyusun jadwal untuk menggelar rapat tertutup pada hari Rabu, 20 / 5 / 2020. Namun begitu, rapat tersebut harus batal digelar dikarenakan terjadi halangan. Warta ini sesuai dengan yang disiarkan oleh Football Italia pada hari Selasa (19 / 5 / 2020) kemarin. Dari beberapa sumber, wartawan mendapat info, kalau rapat internal tersebut akan diundur sampai dengan 1 bulan kedepan atau tepatnya pada tanggal 17 Juni 2020.

Lalu, sebetulnya topik penting apa yang akan dibicarakan pada rapat Exco UEFA tersebut? Konon masih menurut pemberitaan dari Football Italia, topik utama yang bakalan dibahas adalah rencana dirubahnya tuan rumah Piala Eropa 2020, karena harus diundur sampai musim panas tahun depan 2021. Meski digelar pada tahun 2021, UEFA telah sepakat untuk tetap menggunakan tajuk Piala Eropa 2020.

Dari omongan orang dalam yang belum bisa dipastikan, rumornya 2 venue yang sebelumnya telah ditunjuk sebagai tuan rumah, yakini Stadion Olimpico Roma, Italia dan Stadion San Mames Bilbao, Spanyol memutuskan untuk mengundurkan diri. Keputusan tersebut dikarenakan pemerintahan masing-masing negara yang lebih ingin menaruh fokus kepada penanganan virus COVID – 19. Sehingga mereka sementara waktu emoh untuk direpotkan lagi dengan problematika pagelaran event besar, seperti halnya Piala Eropa.

Oleh sebab itu, muncullah 2 opsi yang diambil oleh pihak UEFA. Selain mencari alternatif negara lain selain Italia dan Spanyol, potensi untuk mengurangi jumlah negara tuan rumah yang tadinya berjumlah 12, hanya tinggal disisakan 10 saja. Sebelum ini, UEFA memang telah menentukan 12 negara Eropa, yakni Inggris, Belanda, Italia, Hungaria, Spanyol, Azerbaizan, Republik Irlandia, Denmark, Rumania, Rusia, Jerman dan terakhir Skotlandia untuk menjadi negara tuan rumah dari turnamen Piala Eropa 2020.

Lagipula menurut agenda awal, Piala Eropa 2020 sebetulnya hendak diselenggarakan mulai tanggal 12 Juni sampai dengan 12 Juli 2020. Namun semuanya terpaksa harus molor, dikarenakan mewabahnya virus corona di seluruh dunia. Hingga pada akhirnya turnamen 4 tahunan itu pun harus mundur untuk setahun kedepan, dan kembali dihelat pada tanggal 11 Juni – 11 Juli 2021. Keputusan itu pun sudah matang diambil, usai pembicaraan Exco di tanggal 18 Maret 2020 silam.

Selain membahas perihal penunjukkan ulang negara tuan rumah, topik lain yang juga mereka bahas adalah kelanjutan dari Liga Champions dan liga-liga domestik di kawasan Eropa musim 2019 – 2020. Jikalau kompetisi elit di Eropa seperti halnya Spanyol, Jerman, Inggris serta Italia bisa terselenggara sesuai dengan jadwal awal, maka Liga Champion dan Liga Eropa musim 2019 – 2020 dipastikan segera bergulir di awal bulan Agustus 2020.